PageRank Checker

Laman

Quote

Quote

Dilarang mengcopy isi dari semua blog ini atau menyalahgunakan isi dari blog ini. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Labels List

Quote

Search

Total Tayangan Halaman

Loading...

Random Post

Recent Posts

BlogRoll

Selasa, 10 Januari 2017

10 karakter Mitos orang introvert

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Sediakan dahulu cemilan dan minuman favorit anda, sambil, kunci pintu dan tutup jendela lalu hayuk langsung saja baca.

Istilah introvert dan extravert pertama kali di populerkan oleh seorang psikolog terkenal dari Swiss yang bernama Carl Gustav Jung (C.G Jung). C.G Jung berpendapat bahwa konsep dan tolak ukur utama untuk melakukan analisa psikologi terhadap seseorang adalah dengan meneliti sifat individual mereka.


Definisi Introvert

“Introvert adalah orang yang berorientasi ke ‘dalam’ diri mereka sendiri (inward thinking). Mereka tertarik pada dunia ide, pemikiran, dan konsep sehingga orang-orang introvert sangat menyukai suasana tenang untuk menyendiri untuk berpikir ataupun beraktivitas. Sumber energi mental mereka berasal dari proses ‘menyendiri’ ini sehingga bagi orang yang tidak mengerti, orang introvert terkadang disalah artikan sebagai pribadi yang anti sosial dan tertutup. Ketika orang introvert bersosialisasi dengan banyak orang, maka ‘stock’ energi mental mereka perlahan-lahan akan berkurang dan ketika itu terjadi, maka mereka akan ‘mengisi ulang’ dirinya dengan menyendiri. Banyak pemikir, seniman atau orang—orang hebat yang merupakan orang introvert. Nama-nama seperti Albert Einstein, Abraham Lincoln, Steven Spielberg, sampai businessman sekelas Bill Gates adalah contoh notable orang-orang introvert yang sukses dalam pekerjaan mereka.
Pada dasarnya, orang introvert juga suka bersosialisasi, namun mereka sudah merasa nyaman jika memiliki 1 atau 2 orang teman dekat karena bagi mereka yang terpenting bukanlah kuantitas teman yang mereka miliki tetapi lebih kepada kualitas atau ‘kedalaman’ hubungan yang mereka bangun. Beda halnya dengan orang ekstrovert, mereka sangat senang bertemu dengan orang-orang baru dan membuat teman sebanyak mungkin karena justru hal inilah yang membuat mereka nyaman.


Dalam dunia kerja, orang introvert lebih cenderung bekerja secara sendiri atau dalam kelompok kecil yang tenang karena bagi mereka cara kerja seperti itu terasa kondusif. Adapun orang ekstrovert, mereka senang bekerja di posisi dimana mereka bisa berinteraksi dengan banyak orang. Tempatkan mereka di lingkungan sepi dan mereka akan merasa pekerjaan itu sangat tidak menyenangkan.”


Perbedaan Introvert dan Ekstrovert:




Kalau diibaratkan,introvert itu danau yang dalam,sedangkan ekstrovert itu lautan yang dangkal.

Mungkin dikarenakan orang introvert hanya 25% dari jumlah manusia didunia,banyak kesalahpahaman dan anggapan yang tidak tepat kepada orang-orang introvert.Berikut 10 anggapan kebanyakan orang yang kurang tepat terhadap seorang introvert:

1.Orang Introvert Tidak Suka Bicara

Tidak benar.Mereka tidak mau bicara,kecuali memang ada yang ingin atau harus dibicarakan.Mereka kurang suka berbasa basi.Coba mulai bicarakan sesuatu yang menarik bagi seorang introvert dan dia bisa bicara berjam-jam.


2.Orang Introvert Pemalu

Menjadi seorang introvert tidak harus jadi pemalu.Mereka tidak takut terhadap orang lain,mereka hanya butuh suatu alasan untuk berbicara/berinteraksi dengan orang lain.Kalau agan mau bicara dengan seorang introvert,bicara saja langsung,tidak usah segan atau basa basi.


3.Introvert Orangnya Kasar

Seperti yang disebut sebelumnya,seorang introvert tidak menganggap perlu suatu basa-basi,dan mereka jarang berbelit-belit dalam berbicara.Introvert lebih suka berbicara jujur dan apa adanya sesuai kenyataan,dan kebanyakan orang tidak suka hal seperti ini,makanya seorang introvert terkadang merasa tidak cocok dengan suatu kelompok atau orang lain.


4.Introvert Tidak Suka Orang Lain

Sebaliknya,mereka sangat menghargai orang yang dianggapnya teman(meski teman yang dimilikinya tidaklah banyak).Mungkin mereka tidak mudah berteman dengan orang lain,tetapi jika agan menjadi teman dari seorang introvert,agan sangat beruntung karena mendapat teman yang setia.Mereka manganggap suatu pertemanan harus seumur hidup.


5.Introvert Tidak Suka Keluar/Ke Tempat Umum

Tidak benar.Seorang introvert hanya tidak suka berlama-lama di ruang publik.Mereka juga cenderung tidak ingin terlibat jika ada permasalahan di tempat umum.Introvert mendapat data dan pengalaman dengan cepat,jadi kalau dia sudah “get it”,dia akan langsung pulang kerumah,dan “memproses” data serta pengalaman yang sudah didapatnya diluar sana.


6.Introvert Suka Menyendiri

Orang introvert sangat merasa nyaman dengan pemikiran mereka sendiri.Mereka suka berpikir,berimajinasi,dan senang memecahkan berbagai masalah dan puzzle.NAMUN mereka akan merasa kesepian jika tidak ada orang lain untuk berbagi pemikiran atau hasil dari pemecahan masalah yang ditemukannya.


7.Introvert Itu Orang Aneh

Orang introvert sebenarnya cenderung individualis.Mereka tidak ikut-ikutan orang lain.Introvert lebih memilih pemikiran,nilai-nilai dan jalan hidup mereka sendiri.Mereka tidak memilih keputusan berdasarkan apa yang populer atau lagi nge-trend.Dengan kata lain seorang introvert itu ANTI MAINSTREAM.


8.Introvert Adalah Orang Yang Dijauhi/Diasingkan

Orang introvert sebenarnya lebih suka bergelut dengan dunia,pemikiran serata batinnya sendiri.Bukan berarti mereka tidak bisa memberi perhatian bagi sekelilingnya,tapi ‘dunianya’ jauh lebih menyenangkan dan lebih bisa mnghargainya


9.Orang Introvert Tidak Tahu Caranya Bersantai Dan Bersenang-senang

Sebenarnya orang introvert lebih suka bersantai dirumah atau di alam bebas ,bukan ditempat umum yang penuh kebisingan.Jika teralu banyak orang-orang yang mengobrol atau kebisingan,mereka akan menjauh.Otak mereka sensitif terhadap neurotransmitter yang disebut Dopamine.


10.Orang Introvert Harus ‘Berubah’ dan Menjadi Ekstrovert

Jika saja dunia ini tidak ada orang introvert,akan sangat sedikit jumlah ilmuwan,musisi,seniman,pujangga,pembuat film,penulis,dan filsuf.Kita tidak bisa memaksa orang introvert mengubah dirinya menjadi ekstrovert.Menurut penelitian,tingkatan ke-introvert seseorang berpengaruh terhadap nilai IQnya




Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Jerry introvert
Senin, 09 Januari 2017

Tiba Dibandara _ Tamat.

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Karena kami tinggal 9 org, persediaan mknan kami cukup bahkan lebih, lalu helen bertanya padaku, apakah kita harus menunggu? , iya sebaiknya kita menunggu, bila hari ini mereka tidak datang barulah kita bikin rencana untuk pergi dari sini ke bandara.

fadli, sugi, rahman sedang mengobrol seru dengan siswi dan duma, sedangkan guru itu sedang berjaga di gerbang. sedangkan aq mempersiapkan peralatan senjata dan hellen makanan serta minuman. Tiba-tiba kami dengar suara mobil dan tembakan senjata. Lalu guru itu berlari kedalam, dan kami intip, ternyata si botak, yang pernah aq lihat di alfamart.

Lalu salah satu anak buahnya berkata,"bos, coba lihat apa yg kutemukan"!, teriak bossnya, "Apa yang kau temukan, ndro" ini boss benang bayangan, pasti ada manusia yg masih bertahan disekitar sini boss., kalian semua cek semua rumah sini radius 20 meter, lalu dijawab tegas, semua. "Siaaapp, boss"!!.

wah pasukanya cukup banyak, kurang lebih 50an. tiba-tiba salah satu anak buahnya diserang zombie dan tergigit, dan langsung ditembak ditempat oleh temannya. siaaalll, kalian hrsnya waspada, semuanya kembali. tetapi bukannya pasukan yang kembali melainkan zombie2 mulai berdatangan. lalu mereka dikepung dari segala arah, dasn pasukan disana mulai kembali, dan boss itu memerintahkan untuk pergi dari sana.

cuma sayang sekali, zombie-zombie itu tidak habis habisnya berdatangan dan akhirnya sebagian mobil mereka tidak bisa jalan karena sangat banyak sekali, satu persatu anak buahnya termakan oleh zombie2 itu, dan si botak itu pun berjalan mundur mendekati rumah kami. lalu yang terjadi adalah amunisinya habis, lalu kami mulai berdebat antara menolongnya atau menolaknya dia masuk. akhirnya kami membuka gerbang dan menyuruhnya masuk.

lalu kami mengarahkan senjata kepada si botak itu, agar menyerahkan senjata yang dipegangnya. setelah itu fadli bertanya, hei, botak siapamu? dan dari mana asalmu?. si botak itupun menjawab, kalian tidak tahu berhadapan dengan siapa huh, tunggu saja, kalian akan tahu siapa aku. sombong sekali, sahut rahman, langsung menonjok si botak itu hingga jatuh, lalu fadlipun menahannya, lalu ku dekati si botak itu dan aq memberikan kain dan segelas minuman, ok maafkan teman saya bro, kami juga sudah selamatkan nyawamu, bila tidak kamu pun sudah sama seperti mereka.

Hmm... baiklah kelihatanya kau beda dengan temanmu, siapa namamu, tanya si botak, aq jerry, ok jer, namaku hercules, aq dari daerah, aq sampai jakarta direkrut sama temanku mernjadi tentara bayaran. markas kami tidak jauh dari sini. tapi tenang saja, bantuan akan datang sebentar lagi. lalu selang 10 menit kemudian kami dengar klakson berderetan mobil konvoi, persenjataan berat dan beberapa pasukan dan juga ada tank, lalu memanggil si hercules aslias sibotak ini.

semua zombie2 diluar yang begitu banyak habis semua. lalu sibotakpun dengan senyuman bangga, dia berkata, "lihat, benarkan kataku", lalu tentara yang diluyar menggedfor gedfor gerbang agar dibuka, lalu kusuruh sugi untuk membuka pintu itu, lalu masuklah pria berbadan tegap, tinggi dan besar dan dikawal para tentara, lalu dia berkata, pada hercules,"siapa orang-orang ini?" mereka yang sudah selamatkan aq boss, lalu pria besar ini melihat helen dan duma, dan berkata, bawa wanita itu , tetapi kami tahan, kalian mau apa, seru rahman, langsung dihajar tentara si rahman, cukup kataku, boleh aq tahu siapa anda? pria besar itu membalikan badannya, kamu tidak perlu tahu siapa aq, lalu aq menodong senjata pada si botak, dan aq/ bilang, lepaskan mereka, dan para tentara bersiap menembak, jasngan!! jangan yembak seru sibotak itu, sambil ku bawa kedalam, dan kusuruh helen , duma, sugi, rahman serta guru dan muridnya agar masuk kedalam, lalu kusuruh botak itu agar tentara2 itu keluar, bersama pria besar itu, tetapi pria besar itu bertanya padaku, hei , anak muda, nyalimu besar juga, apa kau tidak takut kepada kami?

lalu aq berpikir, dan kujawab, apa kalian semua tidak tahu, tempat ini akan diledakan hari ini, tapi aq tak tahu waktunya, begitu pula dengan markas kalian, aq tahu dari pihak militer yang telah mati, dan rencana kami hari ini adalah pergi ke bandara, karena tempat yang aman ada diluar pulai jawa untuk saat ini, dalam hatiku berkata hari ini adalah misi penyelamatan dari pihak militer

Jadi menurutku tidak ada waktu lagi, hari itu menunjukannpukul 11 pagi, kemudian terdengar suara helikopter, dan menembakan peluru dari atas, dan disambung tembakan dari darat, mundiur semua.. seru pria yang tinggi besar itu, lalu kulrpaskan sibotak itu, dan mengusir mereka. dan menutup gerbang, dan mengunci, sedangkan mereka bertarung disana, lalu aq mengajak yang didalam keluar dan kabur lewat manjat pagar samping.  dengan kegaduhan dan suara tembakan kami melambaikan kain putih, lalu tentara militer itu menyelamatkan kami, lalu kerennya ada robot tentara yang melindungi tentara , tetapi munculah sesosok binatang semacam monster, larinya seperti cecak merangkak dengan cepat , jenis monster apa itu? keadaan disitu sungguh kacau.

monster-monster itu menyersng kedua belah pihak, tetapi untunglah kami sampai helikopter,  tetapi kulihat dari jauh pria yang bertubuh besar itu bersama si jhercules masuk tank dan pergi meninggalkan tempat itu, saat hendak pergi, ada lagi monster yang berbeda, tingginya hampir setinggi tiang listrik besar, kuat dan mengerikan, lalu heli mulai terangkat dan swmua tentara mundur dan mulai berpergian, sedangkan pasukan dari pihak hercules direpotkan monster-monster mirip cecak, tetapi monster yang paling besar itu merusk tank itu, memukul mukulnya, hingga penyet. dan terbukalah kepala tank itu sehingga trrlihatlah mereka semua, lalu dibunuhlah semua, melihat pemandangan dari atas, sungguh mengerikan sekali, binatang bermutasi jadi monster, dan monster yang paling besar itu ,mirip seperti manusia..., lalu aq mengalihkan perhatianku ke teman temanku, dan pada akhirnya kamipun tiba dibandara, dan semua warga didata yang baru tiba dan dicek kesehatannya, setelah itu siap diungsikan kepulau lain, aq melihat wajah teman temanku merasa lega, sedangkan aq sendiri terkadang masih memikirkan kejadian sebelumnya, apakah monster yang besar itu mutasi dari manusia, atau itu hasil eksperimen?
sempat pikiranku terbesit kejadian ini mirip sekali dengan kejadian di gam "/Resident Evil"., dan dalam hatiku bertanya lagi, apakah sudah pasti aman diluar pulau sana, tetapi menurut berita ada beberapa negara yangh sudah mulai terinfeksi, dan dugaanku benar, bahwa kejadian ini sangat mirip seperti game rrsident evil, dan aq hanya menduga saja pasti semua ini adalah konspirssi dari pemerintah yang mengatasnamakan teroris, apakah mereka membuat eksperimen untuk kepunahan manusia, karena sumber alam sudah mulai langka sehimngga beberapa manusia harus di musnhakan,atau karena hal lain, sedang aq termenung dan sendiri, duma menepuk pundaku, jer ayo bersiap kita akan pergi ke sumatera, ke kota medan. Lalu duma membawaku menuju pesawat, dan bertemu dengan helen dan teman temanku. sedangkan guru dan siswa itu tidak kulihat lagi. Dan akhirnya kamipun meninggalkan pulau jawa.

The End.

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Jerry Tamat
Minggu, 08 Januari 2017

terjangkitnya para siswa dan guru - part 14

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Dan akhirny kupanggil helen, dan sebelum kupanggil nama dia gerbang pintu dibuka, lalu berlarilah helen kearahku dan duma, rahman,serta fadli ,sugi,roy dan hendra. mereka begitu senang melihatku selamat, dan hendra mengatakan para tentara dan polisi telah berkorban untuk kami, mereka tidak selamat hnya beberapa murid dan guru yg selamat, karena ditempat itu sudah terlalu bnyk zombie. dan kamipun diselamatkan oleh para tentara dan polisi, sayangnya pemilik rumah ibu itu tidak selamat, karena dia kelelahan berlari. Apalagi roy, dia tergigit dan tak sempat lolos.

Setelah aq mendengar cerita dari hendra, aq pun mengajak semua kedalam rumah, dan setelah didalam dgn aman, baru rahman menceritakan kejadian, kenapa ari bisa berubah jadi zombie itu, saat mereka meninggalkanku, setelah itu barulah ku ceritakan kejadian yang menimpa aq dan para guru serta murid lainnya.

Tapi kami tidak tahu pasti apakah bntuan esok akan datang? sedangkan kebutuhan dan mknanan tdk sempat kubawa, tp beberapa guru dan murid membawa mknanan yg ikut dg hendra, akhirnya yang terkumpul dari kami sekitar 15 orang.Akhirnya malampun tiba, waktu itu jam menunjukan pukul 19.20 wib, aq sedang berbaring untuk beristirahat sejenak. lalu tiba-tiba kamar diketuk, "siapa, itu?", ini aq duma, jer, bolehkah aq masuk,"iya, masuk aja". ada apa dum, tanyaku penasaran, lalu duma menjawab,"aq belum sempat berterima kasih, karena kamu sundah menjaga sdriku helen", ouh ya berterima kasihlah kepada sugi dan fadli krn mereka juga sdh menjagamu 'kan", ia , sudah kok, dan Duma tersenyum padaku.

Akhirnya aqpun mengajak Duma keruang tamu untuk berkumpul dengan yang lain, dan kami membicarakn rencana buat esok dan jaga malam, kira kira pukul 9:40 wib, kami mendengar teriakan dari ruangan dapur, dan kami semua turun ke bawah sambil membawa senjata, ternyata ada beberapa siswa sudah tergigit dan berubah jadi zombie, ada sekitar 4 zombie kami lawan dan yang tergigit saat itu 2 orang. dan semuanya mati , jadi kami tinggal 9 orang. Aq,Rahman,fadli,sugi,hendra helen,duma dan 1 guru laki2  dan 1siswi.

Memang diluar dugaan, lalu kami memeriksa guru dan siswa itu, memastikan meereka tidak terinfeksi. lalu kami menyatukan mayat2 siswa dan guru itu didlm sebuah kamar dan menguncinya dari luar.
setelah itu, sugi dan fadli berjaga 3 jam utk setiap sesinya bergiliran dengan hendra dan rahman, sedangkan aq tidur pulas di sofa sedangkan Duma dan hellen dikamar.

Akhirnya pagipun tiba,

bersambung,,

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Jerry

bertahan sendiri - part 13

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Keesokan harinya, aq pun dibangunkan oleh seorang guru, mas, bangun mas, sudah terbit matahari, apa kita bisa kembali kerumah?
aq pun enggan menjawab karena semalam aq begadang berjaga jaga.
akhirnya guru itupun pergi, kembali duduk diujung sana.setelah 5 jam kemudian aq pun terbangun, tetapi aq hanya sendiri.

Aqpun dengan sigap, berdiri dan langsung mebaiki tangga menyusuri ventilasi udara, kususuri hingga ujung jalan kluar tetaoi yang kudengar hanyalah para zombie yang bersliweran, lalu ku intip, dan kaget bukan main ternyata kulihat guru2 dan siswa tadi sudah menjadi zombie, lebih sedihnya adalah kulihat ari sudah jadi zombie.

Sungguh diluar dugaan, ari yg begitu tangguhpun akhirnya menjadi zombie,lalu aq berpikir diluar sana bnyk zombie, akhirnya aqpun kembali ke gudang. dan menjebol atap dengan besi, dan merusak genteng alfamart itu. andai saja aq tadi bangun, mungkin guru itu dan siswa seloamat, tapi itu bkn kesalahan aq, karena mereka bertindak dengan caranya sendiri.

Lalu ku lihat cek keliling dari atap rumah, aq lihat sebuah mobil dan sepeda motor berdekatan, ahh sial, blm tentu kunci ada, kalaupun mencoba kembali keatas atap ini tidak mungkin bisa. lalu aq mengurungkan niatku sambil kubuat asap api dari tempat sampah yang terbuat dari logam, siapa tahu ada yang melihat, di siang hari ini.

aq teringat besok bantuan akan datang dirumah itu, apa aq harus pergi? sedangkan zombie2 ini masih lmyn bnyk yang mengitari. aqpun turun ke bawah dan mulai makan dan mengecek pertahanan pintu gudang. karena aq mendengfar eraman eraman zombie dibalik dinding dinding dalam dan dari luar.

akh, sudahlah aku menyusun rencana dengan cara melempar botol kedalam rumah warga yang ada diserberang yang bisa kulihat dari atas sini, dan rumah itupun terbakar karena kulemoar bnyk botol kermh itu.

waktu sudah menunjukan pukul 4 sore, setelah 1 jam kemudian aq mendengar suara rentetan tembakan dan suara gaduh, ternyata ada mobil jeep, beserta mobil lainnya mengarah ke indomaret yg diserberang, dan serbagian mengarah alfamart. tetapi zombie zombie terus berdatangan , aq hanya mengintip, karena kulihat sepertinya ini orang adalah preman, terlihat dari tato dan wajah garang mereka.

kulihat seperrtinya bosnya yang botak, zombie2 itu dibrondong pake gatling gun, gila kataku dlm hati, mereka punya senjata senjata berat, beberapa ada rpg, 7 biji langssung ditembakan bergantian kearah kerumunan zombie2.

dan zombie2 itu tidak banyak lagi kira kira tinggal 15 zombie.
setelah itu merteka kluar dari minimarket alfa mart dan indomaret, dan kembali pulang. kedatangan mereka sebentar serkali hanya utk mengambil mknan lalu pergi. wah sepertinya ini keajaiban, ahh klo lawan 15 zombie ini sih bisalah modal hit and run aj, lalu kuproteksi lengan tubuhku dan kubuat tameng dan besi sebai senjata. akhirnya kucari tali tambang, yg berada di gudang , lalu kuiikatkan pada tiang atap rumah dan kucoba tarik sekuat tenaga, dan pas , kubalutkan ke pinggangku dan kuturun plan plan, lalu aq mulai berjalan mendekati zombie zombie itu kutusuk dahi kepala semuanya, dengan cara jatuhkan tusuk, jatuhkan tusuk.

lalu aq mulai lari kerumah itu dan kulihat ada tanda2 silang, lalu kucoba majukan besiku kedepan... dan aman, terus ku kedepan sambil melewati semua jebakan, akhirnya sampailah kudibawah rumah besar itu.

bersambung.




Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Jerry

Kebutuhan makanan dan minuman menipis - part 12

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Akupun sangat kuatir dengan hendra apa yang terjadi dengan mereka, lalu akhirnya kuberitahukan hal ini kepada komandan wirado, dan ia memutuskan untuk menyelamatkan anak buahnya, beserta ke 8 tentara dan polisi itu.

Untunglah kami mempunyai kebutuhan yang tersisa, sehingga saat itu kami bisa makan dan minum. lalu datanglah bp pemilik rumah, memberitahu kami bahwa dekat dari sini ada indomaret dan alfamart, dan ia mengusulkan agar mengambil semua dan membawanya kemari.

ia tetapi masalahnya kita harus menunggu, esok karena kalau kita pergi bagaimana dengan para siswa dan guru yang kita tinggalkan, lagipula amunisi dan senjata tidak terlalu banyak, kata rahman. Lalu ari menyahut ,"bagaimana cara kita membunuh zombie2 itu tanpa menimbulkan suara yang bising"., tapi menurutku kita tinggal disini saja, lagian para tentara itu akan kembali dan walau tidak kembali kita akan dapat bantuan, kata helen.

"Bagaimana kamu yakin, kalau tentara itu akan kembali kemari, dan apa pasti bantuan datang?" tanya rahman, lalu kujawab menurutku begini saja, daripada kita berdebat lebih baik, benar kata bp ini, kita butuh mkanan dan minuman sebanyak mungkin, kita habisi zombie2 ini dengan senjata yang ada, tapi kita serangnya saat menjelang pagi. dan satu lagi untuk memperlambat mereka kita pasang jebakan.

jadi begini rencanaku teman teman, kau ari jaga bp ini, dan kau ellen menyiapkan jebakan dissat kami datang, aq dan rahman mengamankan barangkali ada zombie2 di dalam.

kau helen pasang tali benang ini, disitu, sambil aq tunjuk dari atas, kemudian di bagian pohon itu kau ikatkan lagi benang, supaya dari arah depan dan samping kami tidak ada zombie, jadi dengfan demikian kita bisa aman, lalu sebagai rencana cadangan, kau taruh besi atau benda apapun yang terbuat dari benda tumpul atau senjata apapun kecuali senjata api, taruh ditengah tengah, jadi besok kita lihat sikon dulu, klo terlalu banyak, berarti kita batalkan, kita susun rencana ulang, tapi tetap jebakan dipasang, jadi bagaimana menurut kalian? tanyaku.

Lalu ada seorang guru berkata," apakah kami bisa membantu membawa makanan, karena kami tahu kalian pasti terlalu berat membawanya , bila kami ikut membantu pasti meringankan, bukan" sahut guru pria itu, kami tidak ingin berdiam diri saja kami ingin membantu dan siap terima resikonya.

hmm.. bagus jawab bapak pemilik rumah itu. baik klo begitu, jaga dan awasi tempat ini dg aman hingga kami kembali, yang pria ikut kami, yang wanita berjaga dan membantu teman kami helen, dan kau helen yang memimpin selama kami pergi, kataku.

keesokan harinyapun kami pergi, dan tidak jauh dari rumah itu, kamipun melintas dengan aman, sunyi senyap sepi sekali, kami mengendap ngendap dengan hati hati , ada beberapa zombie di dpn minimarket itu, lalu kamipun beramai ramai menghajar dan membunuhnya, keadaan diluar masi sepi, syukurlah dalam hatiku berkata. lalu aq dan rahmanpun mulai masuk, dan menghajar para zombie di dalam, dan mencek disetiap sudut dan ruangan, lumayan menegangkan, tapi untunglah semua kosong.... lalu segeralah kami keluar dan menyuruh semua masuk dan segera membawa sebanyak mungkin, mknan dan minuman, setelah semuanya selesai, kami mendengar tembakan dan ledakan, dan bp itu memberitahu klo itu berasal dari arah rumah bapak itu.

Sial kataku, ini diluar rencana, dan bp itu berteriak ayo semua kembali, lalu kataku tunggu dulu, tetapi tidak ada yg menghiraukan karena mereka sangat ketakutan.

Sedangkan ada beberapa guru dan murid yang masih menunggu komandoku, dan ari berkata ,"Ayo lekas jer kita pergi dari sini". terlambat ri sahutku, aq yakin tentara tentara itu dikejar bnyk zombie makanya ada ledakan dan rentetan peluru, ya sdh klo kau tidak pergi, semoga selamat. lalu sahut rahman "Masih sempat kok , jer, lekas, sambil rahman berlari". lalu kutatap ari, dan ari menatapku

lalu aripun berlari meninggalkan kami, akhirnya kusuruh orang-orang ikut denganku,dan kebetulan ada suatu gudang, dan sempat diluar kulihat anak tangga dan kubawa masuk kedalam, dan kamipun membawa semua mknan dan minuman ke dlm gudang.

lalu kusuruh orang agar mengunci gudang itu dan memblokade dengan lemari serta benda2 berat, kebetulan di gudang itu tidak ada jendela hanya ada ventilasi udara.

Dan akhirnya aq membuat jalan kluar dengan cara mlalui ventilasi udara, disitu kami ada 6 orang. akhirnya setelah kami selesai membuat jln kluar mlalui ventilasi, kamipun kaget, karena ada suara orang teriak minta tolong, dan salah satu murid mengenal itu suara guru kami, tapi semuanya terlambat, ketika ssuara teriakan mnta tolong digantikjan suara eraman para zombie.

Aq tidak tahu bagaimana keadaan ari dan rahman aq harap mereka selamat.

bersambung.

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Jerry

bala bantuan - part 11

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Aq dan rahman terus berlari dan mencari tempat yang aman, tetapi dengan logika kami ikutin jalan utama, di depan kami banyak zombie dan diblkg kami jg bnyk zombie, lalu tidak ada pilihan kita lawan zombie2 yg didepan... kami berjalan menghabisi semua zombie, dengan golok dan pemukul besi.

riffle yg kupanggul ku gunakn dg irit, serta granat yg tersisa 2. kamipun terus mlangkah ke depan, dan akhirnya kami menemukan posisi rumah besar bp itu, lalu di depan kami bnyk zombie zombie yang berdatangan yang semakin banyak, sial kataku, kami terpojok, lalu kulihat zombie zombie yang di depan kami berjatuhan, kulihat komandan Wirado dan ari, menghujani tembakan bersama 8 orang tentara dan polisi, dari samping dan berjalan kearah kami, lalu rahman berteriak, cepat kalian semuya lari kemari, sambil menunjuk rahman berjata dibelakang kami bnyk zombie mengejar.

merekapun berlari sedangkan aq dan rahman menahan zombie zombie yg mengejar diblkg kami, setelah semua masuk kamipun melihat duma, hellen,sugi,fadli serta guru dan murid selamat, dan bpk pemilik rmh itu pun mengunci dan mnahamya dgn truk.

nah pas sekali hari sudah mulai pukul 5 sore. kamipun berjaga bergantian didekat truk itu, dan yang lainnya beristirahat didlm rumah
sedangkan hendra dan para tentara kami tahu kondisi mereka, rmh ini terhalang dgn rmh disebelah sehingga kami tidak tahu persis rumah tingkat ibu itu.

lalu aq mencaz hp, dan memberkan informasi selengkap mungkin pada hendra, hanya saja tak dibalas-balas setelah 4 jam berlalu.Akhirnya komandan wirando memberitahu pada kami, bahwa bantuan akan datang tapi 3 hari lagi.

bersambung
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Jerry

Diselamatkan oleh warga - part 10

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Lalu aq sendiri keluar dari bus melihat perumahan dikampung itu, yang sepi dan mencekam, hari waktu itu menunjukan pukul 3 sore, beberapa dari kami sudah kelelahan, lalu dari sudut jalan buntu kami mendengar suara dari rumah tingkat di ujung, perumahan itu, dan berteriak," hai , kamu yang disana, kemarilah, disini aman, hanya saja dibawah kami ada lumayan banyak zombie". lalu, kami juga dengar teriakan di dekat ujung berlawanan, rumah tingkat juga, tetapi yang ini wanita, dan dia berteriak,"Bisakah aq ikut kalian?", kami sudah habis persediaan mknan, dibawah kami banyak zombie.

Lalu kami berdiskusi beserta tentara, jumlah kami sekitar 35 orang, jadi kami berencana membagi 2 kelompok 17 orang. Pertama kami harus tahu jumlah zombie dan amunisi yang kami miliki, dan juga resiko yg kami ambil apakah sepadan dengan tujuan kami kerumah itu, karena di rumah tingkat itu, kami melihat penghuni, dan aman karena pagarnya berjeruji dan tinggi tinggi dan tak bisa di dobrak, karena dihalangi drngan truk.

Sedangkan rumah tingkat satunya, yang dimiliki ibu ibu, sama juga, pagarnya tinggi dan kuat, karena pagarnya dihalangi oleh atap dan tembok yang hancur dan rusak yang menimpa pagarr itu.

lalu akhirnya aq , hellen, duma, fadli, sugi dan rahman serta beberapa guru dan siswa pergi kerumah bapak itu, sedangkan tentara, hendra dan roy serta yg lain pergi kerumah ibu i'tu.

Dalam perjalanan kami melihat bnyk zombie. lantas kami biikin rencana untuk menjebak para zombie zombie itu, lalu kupasang benang yg sangat tajam, kuikatkan pada beberapa area, jika zombie2 mengejar maka bisa dipastikan tubuhnya alan terbelah dan mati.
dan kuberi tulisan jangan lewat sini ada benang tajam.

setelah semua terpasang, langkah kedua adalah memancing para zombi ini. yang pasti begitu zombie2 mengejar aq dan rahman, sedangkan yg lain lgs mnuju kermh bp itu.

lalu ketika sudah siap, hellen memberi kode, dan tentara yg disana jg mrlakukan yang sama dg caraku, langsunglah aq dan rahman beteriak.
dan kami juga membawa senjata, siapa tahu dari dpn kami ada zombie.

lalu kami mulai dikejar para zombie, yang datang cukup banyak dari rmh bp itu. Aq langsung berlari, dan zombie2 mengejar, lalu kami lewati jebakan demi jebakan, tetapi para zombie blm juga habis, kami kewalahan diluar rencana. Aq dan rahman semakin bingung, dan kamipun berlari lari  entah kmna jln itu menuju.

lalu rahman berkata,"ini jalan mnuju kmn yah? , apakah kita tersesat yah jer?" tanya rahmn, lalu kusahut, ntahah, bisa jd man, sambil kami berbicara dan berhenti, di blkg kami mulsi mengejar psra zombie uni.

Akhirnya kuputuskan untuk melangkah lanjut krn kami tak kenal daerah itu.

bersambung
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Jerry